Search

PostHeaderIcon Usaha Wisata Bahari mulai Menggeliat

Terik matahari yang menyengat, ternyata menjadi berkah bagi para pengusaha bahari. Pasalnya, permintaan wisata bernuansa olah raga dan tantangan (extreme sport ), seperti surfing (selancar), jetski, paralayang, diving dan snorkeling ini turut terdongkrak.

Menurut seorang pengusaha wisata bahari di Tanjung Benoa, cuaca panas akhir-akhir ini menarik minat wisatawan, baik domestik maupun mancanegara yang mengunjungi dan menikmati wisata minat khusus di Bali. “Untuk saat ini, wisata jetski paling banyak diminati wisatawan mancanegara. Bahkan, dalam sehari mereka yang mencoba aktivitas ini lebih dari 50 orang. Di samping jumlah kunjungan tinggi, uang dibelanjakan juga besar,” ungkapnya Senin (22/2) kemarin.

Teriknya panas matahari, diakuinya, memberikan banyak keuntungan bagi usaha wisata bahari mencapai 20-50 persen. “Dengan meningkatkan wisatawan yang bermain di pantai kemungkinan kerugian saat musim hujan dapat teratasi. Sebab wisman jenis ini mempunyai tingkat pengeluaran uang yang tinggi, bisa dua tiga kali lipat dibanding wisatawan pada umumnya,” katanya.

Sementara itu, seorang pengusaha wisata bahari lainnya juga mengatakan, wisata minat khusus surfing (selancar), jetski, paralayang, diving dan snorkeling sangat terpengaruh dengan cuaca panas saat ini.

Ia optimis potensi wisata minat khusus akan menjadi tempat pilihan berwisata untuk menghabiskan musim libur mereka selama di Bali. “Wisata minat khusus ini sangat terpengaruh dengan cuaca. Kendati bagi wisatawan minat khusus, harga tidak jadi masalah, namun jika cuaca buruk mereka akan berpikir dua kali untuk beraktivitas di laut,” katanya.

Menurutnya, sebagian besar turis mancanegara seperti Australia, Amerika Serikat, Jepang, dan negara-negara Eropa menyukai wisata bernuansa olah raga dan tantangan ( extreme sport ).

Leave a Reply

Please insert the signs in the image: