Search

Archive for February, 2011

PostHeaderIcon Mari Bersihkan Tanjung Benoa dari Sampah

Sampah merupakan salah satu musuh bisnis pariwisata. Persoalan sampah di wilayah Tanjung Benoa, menjadi salah satu keluhan para pengusaha obyek wisata air dan tokoh masyarakat sekitar. Permasalahan tersebut akhirnya disikapi oleh DKP Badung.

Kepala Dinas (Kadis) DKP Badung, Drs. I Putu Eka Merthawan, M.Si, belum lama mi menyatakan pihaknya dalam pekan ini akan memfasilitasi pertemuan untuk membahas penanganan sampah tersebut.
“Pihak kami akan mengundang semua komponen terkait yang ada di Tanjung Benoa seperti Bendesa Adat Tanjung Benoa dan Tengkulung, Lurah, LPM, para pengusaha water sport serta pihak Kecamatan Kuta Selatan,” sebutnya.

tanjung benoa bali water sportPertemuan tersebut bertujuan, mencari solusi dalam penanganan sampah yang belakangan banyak dikeluhkan oleh kalangan pengusaha dan warga Tanjung Benoa. Selama ini keberadaan sampah di Tanjung Benoa memang dikelola oleh pihak swasta. “Karena itu kami tidak mau mengambil alih peran swasta ini, namun secara bersama-sama menciptakan agar kawasan Tanjung Benoa bersih dan asri,” ucapnya.

Ketua Gahawisri Badung, Made Tromat yang juga seorang pengusaha water sport di Tanjung Benoa ini menyambut positif rencana pertemuan ini. Bahkan dia mendesak agar pertemuan ini secepatnya digelar sehingga solusi penanganan sampah bisa segera dihasilkan. Apalagi belakangan menurutnya tumpukan sampah sudah semakin banyak dan bahkan karena terbentur dengan truk pengangkutan yang rusak akhirnya dibuang di rawa-rawä.

Bendesa Adat Tanjung Benoa, I Nyoman Wana Putra mengatakan desa adat akan mengambil alih penanganan sampah di kawasan Tanjung Benoa. Bahkan pihaknya sudah membentuk Badan Kebersihan Desa (BKD) yang menurutnya sudah siap mengelola sampah tersebut tinggal menunggu penyerahan dari Lurah dan LPM.